Galau???

Entah sudah berapa lama perasaan ini mengganjal dalam hati ini. Pikiranku sedang sekarat. Mungkin seperti efek minum racun, mencekik perlahan-lahan. Kalau bisa teriak Remote tv ini pasti akan protes, kutekan satu demi satu tombolnya tanpa berhenti. Galau. Setidaknya itu yang aku tau dari anak-anak abg yang terus menerus mengucapkan kata itu di tv. Sinetron, infotainment, sampai majalah-majalah di bawah meja ruang tamu yang sempat ku bolak-balik lembarannya seperti mengkampanyekan kata "galau". Kebetulan atau tidak sepertinya kata itu dengan sukses menular padaku.

Hey kamu...

Rasa ini terus aku lawan semenjak tadi malam. Bukan mau lari, apa lagi melupakanmu, itu terlalu sulit untukku. Aku hanya mencoba merenungi arti dari perjalanan kita selama ini.Aku paling benci perpisahan, itulah yang aku hindari dalam hubungan kita. Sampai kapan semua harus seperti ini? Bisakah kamu pergi sejenak saja dari pikiranku? bukan maksudku mengusirmu, lagi pula aku pun takkan setega itu. Aku terlalu sayang. Sebentar saja ingin kupejamkan mata ini, rasanya tubuh ini ini sudah ingin berontak, lelah. Aku butuh tidur sejenak, keluar dari duniamu yang begitu memabukkanku. Jika itu pun tak bisa baiklah...kuijinkan kau masuk dalam tidurku, hantui aku dalam mimpi tapi kumohon jangan kau hadir untuk menyakiti lagi.

Cirebon, 27 agustus 2012

Hidup harus berarti bagi orang lain...

Ada kata-kata yang berhasil masuk kedalam pikiranku begitu dalam hari ini. Dari selembar kertas koran lusuh yang tak sengaja kuinjak. Sayang aku lupa untuk sekedar memotretnya.

Hidup harus memiliki arti bagi orang lain
Singkat, namun begitu dalam mengendap di hati dan kepalaku. Pertanyaan pun datang...entah dari mana. Apa yang sudah aku lakukan untuk orang lain? Kapan terakhir kali aku menciptakan senyum untuk kebahagiaan hidup orang lain?

Setidaknya tulisan ini bisa menjadi pengingat kita, ya...kita. Mungkin itu pesan Tuhan, namun kebetulan saja mampir dibawah sendal kulitku ini. Sekarang jadi kewajibanku untuk bisa mengingatkan kata-kata ini. Sekecil apapun, ketika apa yang kita lakukan bisa menciptakan senyum di bibir seseorang maka akan berbuah manis dikemudian hari, sebaliknya pun begitu.

Cirebon, 26-8-2012.