Wah lama banget ya gue ga posting, antara males ngetik sama ga mood ya itu jadi alesannya. Tapi yang jelas semenjak terakhir kali gue posting di blog ini, udah banyak kisah dan pengalaman yang gue lalui. Well okay...saat ini gue tinggal di Magelang, kota yang nyaman untuk tinggal, gak ada macet, udaranya sejuk, pokoknya salah satu kota yang jadi impian gue untuk tinggal. Ngapain gue di Magelang? yang jelas kerja bro..tapi sabar, sebelum gue cerita panjang lebar gimana gue bisa sampe di kota ini, kayaknya lebih seru kalo kita flashback ke bulan maret 2014. Sebuah Keluarga baru... Sekitar bulan maret 2014, gue dapet telpon dari salah satu perusahaan, panggilan interview tepatnya waktu itu. Ternyata panggilan dari salah satu department store, Centro dept. store. Sebenernya gue lupa kapan gue masukin lamarannya, koq tiba-tiba ada panggilan..sempet curiga waktu itu, secara banyak kan orang-orang yang berusaha ngambil keuntungan dari pelamar-pelamar yang butuh kerjaan. Di hari yang ditentukan, gue dateng, deg-degan pastinya. Tapi berbekal bismillah, Alhamdulillah interview lancar, dan malamnya langsung dapet telpon lagi kalo gue diminta dateng keesokannya untuk offering. Yes, nego gaji sob.. gak pake lama keesokan harinya nego gaji pun muluuuuss, gue diterima untuk posisi Human resource department. Dan gue harus ikut training selama sebulan. You know man? kemana gue harus training? JOGJAAAAAA.... Ambarukmo Plaza!! Kebetulan? Gue gak percaya yangnamanya kebetulan sob... Ada apa selama gue training di Jogja? Lanjut di postingan berikutnya yaah...
Tidak berubah dan mungkin takkan pernah berubah, kenyamana n, ramah tamah bahkan ketika hanya untuk duduk sambil menikmati secangkir kopi di sudut kota ini rasanya masih sama seperti ketika aku datang pertama kali di kota ini sekitar 5 tahun lalu.
Malam ini ada cangkir cappucino panas yang masih setia menemani aku menyambut pagi, walau dengan kualitas rasa kopi instan warung namun sama sekali tak mengurangi nikmat ketika bibir dan lidah menyesap dari cangkir ini. Aku bukan seorang maniak kopi yang mengerti akan tingkatan kualitas rasa. Biarlah, bibir dan selera kampungan ini setudaknya tak pernah protes dan meminta yang aneh-aneh. Tak perlu repot mencari yang mahal ketika kepuasan yang sama bisa aku dapati dari warung kecil di sudut kota ini, bukankah itu yang sewajarnya kita cari?
Malam ini untuk kesekian kalinya aku jatuh cinta pada kota ini, entah sampai kapan, mungkin setiap kali aku jejakkan kakiku disini ada gejolak rasa yang aku temukan layaknya temukan cinta baru. Cinta pada pandangan pertama yang takkan pernah bisa dilupa namun begitu nakal bermain menggoda.
Tak perlu kau cerna, karena ini hanya sebatas tulisan tanpa makna yang tak cukup menarik untuk dibaca.
Selamat malam dari Jogja kota penuh cinta....
Bimbang untuk memilih, hatikah yang harus aku menangkan? dan keadaan yang kalah? Siapa yang harus dimenangkan, lagi pula ini bukan suatu perlombaan, lucu dan aneh rasanya jika harus ada yang menang dan kalah. Rasanya logikaku sudah lama hilang, tergeletak tak pernah tersentuh, mungkin berkarat sudah dibuatkan oleh perasaan yang terlanjur tumbuh dan mengakar yang mengatas namakan cinta.
Aneh. Aku sendiri tak pernah bisa menjelaskan rasa apa ini, jika cinta mengapa harus menyakiti, jika sayang mengapa tak menentramkan. Entah sampai kapan bisa bertahan, ketika tak lagi dihargai layaknya Raja tanpa tahta dan singgasana. Jika saja dulu aku tak memintamu, ahh..sudahlah telah terjadi maka tak mungkin kuhindari. Sebuah kisah yang entah dari mana lagi harus aku banggakan. Terlihat tenang tanpa riak di permukaan namun pusaran arus menghancurkan berputar mengikis di dalam.
Pagi ini, sebuah goresan dari kisah yang tak dianggap tertulis dalam naungan mentari yang tak lagi terasa menghangatkan. Ingin ku sakiti tapi hati tak ingin pergi, atau hanya takut untuk sendiri?
Cirebon, 20 maret 2013
Entah sudah berapa lama perasaan ini mengganjal dalam hati ini. Pikiranku sedang sekarat. Mungkin seperti efek minum racun, mencekik perlahan-lahan. Kalau bisa teriak Remote tv ini pasti akan protes, kutekan satu demi satu tombolnya tanpa berhenti. Galau. Setidaknya itu yang aku tau dari anak-anak abg yang terus menerus mengucapkan kata itu di tv. Sinetron, infotainment, sampai majalah-majalah di bawah meja ruang tamu yang sempat ku bolak-balik lembarannya seperti mengkampanyekan kata "galau". Kebetulan atau tidak sepertinya kata itu dengan sukses menular padaku.
Hey kamu...Rasa ini terus aku lawan semenjak tadi malam. Bukan mau lari, apa lagi melupakanmu, itu terlalu sulit untukku. Aku hanya mencoba merenungi arti dari perjalanan kita selama ini.Aku paling benci perpisahan, itulah yang aku hindari dalam hubungan kita. Sampai kapan semua harus seperti ini? Bisakah kamu pergi sejenak saja dari pikiranku? bukan maksudku mengusirmu, lagi pula aku pun takkan setega itu. Aku terlalu sayang. Sebentar saja ingin kupejamkan mata ini, rasanya tubuh ini ini sudah ingin berontak, lelah. Aku butuh tidur sejenak, keluar dari duniamu yang begitu memabukkanku. Jika itu pun tak bisa baiklah...kuijinkan kau masuk dalam tidurku, hantui aku dalam mimpi tapi kumohon jangan kau hadir untuk menyakiti lagi.
Cirebon, 27 agustus 2012
Ada kata-kata yang berhasil masuk kedalam pikiranku begitu dalam hari ini. Dari selembar kertas koran lusuh yang tak sengaja kuinjak. Sayang aku lupa untuk sekedar memotretnya. Hidup harus memiliki arti bagi orang lain
Singkat, namun begitu dalam mengendap di hati dan kepalaku. Pertanyaan pun datang...entah dari mana. Apa yang sudah aku lakukan untuk orang lain? Kapan terakhir kali aku menciptakan senyum untuk kebahagiaan hidup orang lain?
Setidaknya tulisan ini bisa menjadi pengingat kita, ya...kita. Mungkin itu pesan Tuhan, namun kebetulan saja mampir dibawah sendal kulitku ini. Sekarang jadi kewajibanku untuk bisa mengingatkan kata-kata ini. Sekecil apapun, ketika apa yang kita lakukan bisa menciptakan senyum di bibir seseorang maka akan berbuah manis dikemudian hari, sebaliknya pun begitu.
Cirebon, 26-8-2012.

hmmm...dah lama bgt gue gak tengok2 ni blog,,kasian juga dah lama tidak mendapat belaian,,haha Jadi bingung gw,,mau crita dari mana? coz dah banyak banget kjadian2 yang gak sempet gue tulis....
Oke kita mulai dari gue pertama KKN aja,,,kira2 tanggal 4oktober 2010,, jadi ceritanya secara mengejutkan gue dapet lokasi KKN di tempat yang lumayan jauh dari kost gue,, tadinya alesan gue ambil KKN yang 2bulan karena pengen dapet tempat yang deket,,,tapi hmmm....betapa na'asnya gue,,,,gue dapet tempat yang jaraknya sekitar 35kilo pulang pergi,,,yup betul..gue harus kesana pulang pergi tiap hari,,,alhasil kemontokan pantat gue berkurang drastis karena klamaan duduk di jok motor,,and tangan gue dengan sukses kapalan semua... oiya gue dapet tempat KKN di kecamatan pakem,,sleman yogyakarta,, yaahh..kira2 jaraknya dari puncak merapi cuma 10-15km,,turun naik gunung!
Jarak yang jauh ternyata bisa diilangin klo inget temen2 KKN yang seru abiiizz,,kocak,,jarang bisa seriuus,,kompak pastinya walaupun ada moment yang bikin kita gak kompak,,yaitu dateng ke rapat warga...hahaha saling tunjuk and lempar2an klo dah giliran rapat,,,saking malesnya klo ada kegiatan kumpul warga, pernah ada kejadian gue harus ikut gotong peti mati,,,iyaa ini pertama kali dalam idup gue,,,jadi waktu itu gue dateng telat skitar jam 12 siang, waktu gue sampe posko ternyata sepiii banget,,,,gak lama temen2 gue dateng ternyata mereka abiz ngelayat salah satu tetangga di dusun tempat kita KKN,,ngerasa gak anak klo gue gak ngelayat akhirnya gue dateng kesitu,,tapi malangnya nasibku,,temen gue gak ada yang mau nemenin...huuaa...setelah brusaha ngrayu2 sambil joget2 akhirnya beberapa temen gue menyerah untuk mau ikut nemenin gue (dari pada mereka teruss ngliatin gue joget2 membabi buta mending nyerah),,yang lain?? pingsan karena shock liat gue joget(kidding guys,,,,hahaha), Terus gue ditemenin Fajar,,Arnes and Vira dateng,,sampe disana gue dihadapin sama posisi yang kurang menguntungkan,,gue diajakin gotong peti mati,,apaaaaa??????? lumayan kagett,,,tapi daripada malu,,kan gak lucu disuruh gotong trus gue kaburr...hehehehe ya sudaah kulakukan dengan ikhlas...toh suatu saat semua orang akan ngalamin....(sok bijak,,,,banyak banget kegiatan seru,,mulai dari ikut2an nimbang balita,,ngajarin anak2 kecil blajar..sampe buat posyandu Lansia.

Hari berganti hari KKN ternyata gak slalu muluus...karena status merapi yang dinaikan jadi awas,,dan merapi meletus dengan gagahnya posko kita pun diselimuti abu...dusun2 yang letaknya lebih diatas dari dusun kita udah diungsikan semua ke barak2 pengungsian,,alhasil kita bolak balik ke pengungsian untuk bantu2,,ada rasa seneng juga sih,,bukan karena bencananya yaa,,tapi karena ada gosip2 yang beredar kalo KKN kita bakal keganggu,,hehehe dan...kita malah seneng,,hahahaha tapi gue prihatin sama keadaan masyarakat jogja yang kena bencana itu,,apalagi yan sampe meninggal.. itu baru letusan pertama,,letusan kedua yang lebih besar dateng...daaann beneer aja SK Rektor turun,,semua kegiatan akademik termasuk KKN diliburkan,,itu karena kampus terpadu yang termasuk dijadikan tempat pengungsian dinyatakan daerah rawan bencana merapi,,dan otomatis dusun kita yang tempatnya lebih tinggi diungsiin jg..jarak aman 20km. Jogja jadi kaya kota mati,,semua brubah putih,,abu vulkanik dimana-mana. Gak nyaman,,itu perasaan yang ada. Temen2 gue semua ngungsi ke luar kota,,tapi gak tau,,gue ngerasa males aja untuk ninggalin jogja. Sampe hari ini dusun tempat KKN masih diungsiin di stadion Maguwoharjo,,,hampir tiap hari gue kesana untuk bantu2,,and ngajari anak2 SD...heheheee Sampe ada kesempetan foto2 waktu Presiden and Sultan kunjungan ke pengungsian,,,tapi cuma bisa fo sama mobilnya...hahahaha
Didepan mobil RI 1

Mobil Sultan....
Gue percaya banget klo orang-orang besar bisa mewujudkan sesuatu yang besar berawal dari mimpi…. Itu kenapa gue selalu tanamkan didalam diri gue jangan pernah takut untuk bermimpi, hari ini gue tulis semua mimpi-mimpi yang ada di otak gue untuk saat ini…dan gue percaya banget suatu saat mimpi – mimpi ini bakal jadi kenyataan, gue gak tau kapan, tapi secepetnya pasti ter wujud… Sekilas mimpi gue terlalu tinggi.. tapi menurut gue nggak,, gimana jadinya klo untuk bermimpi aja ki takut? Kalo kita mau liat pemandangan indah ya kita harus terbang tinggi…dan jangan takut jatoh…
Pertama…
Gak ada kata selesai untuk belajar!
Mimpi pertama gue itu kuliah di luar negeri… tapi semua impian yang gue tulis ini bukan dari uang orang tua,, gue pengen itu hasil keringet gue,,usaha gue sendiri .
Gue selalu punya
impian Negara pertama yang pengen banget gue datengin untuk kuliah ato belajar itu JEPANG,, , gak tau kenapa gue selalu kagum sama semangat orang-orang Jepang , teknologinya, budayanya…Mereka punya semangat juang yang luar biasa banget, gak gampang nyerah, mungkin itu konsekuensi biar mereka tetep bisa hidup di Negara mereka yang katanya memilki biaya hidup yang cukup mahal…. Dan karena semangat mereka itu yang jadiin Negara mereka maju dengan pesat. Gue pengen bisa jadiin Indonesia kayak gitu.. Amiin..
Negara kedua Belanda,, kenapa Belanda? Ya itu ada hubungannya sama ilmu yang gue pelajarin sekarang, Hukum. Secara hukum Negara kita berasal dari Negara yang terkenal dengan kincir anginnya itu, jadi gue rasa paling tepat kalo gue bisa belajar di Negara dimana hukum kita berasal.
Kedua…
Setiap orang pasti pengen bisa mencapai Financial freedom, itu juga jadi salah satu mimpi gue…. Gue pengen mencapai keadaan itu di umur 35 tahun… Berlebihan? nggak ah......
Ketiga…
Pengen banget rasanya sebagai seorang muslim bisa menunaikan salah satu rukun islam yang kelima yaitu naik haji,, tapi gue pengen banget bisa berangkat kesana sama orang tua gue,, ya tentunya dari hasil keringet gue sendiri…
Keempat…
Dunia kita luas banget,, jadi rasanya saying banget klo kita Cuma diem di satu tempat tanpa melihat apa yang ada diluar sana…. Jadi gue mau keliling dunia,,,untuk tau budaya-budaya yang ada diluar sana.
Oke…segitu dulu mimpi yang gue tulis……dan tentunya bakal terus bertambah……






